Minggu, 16 Oktober 2011

Chapter 1

Di negara berkembang,layanan masyarakat lebih di butuhkan,mereka sering berkembang atau bahkan tidak ada.Keuangan mikro bertujuan untuk mengisi kesenjangan dan memberikan akses ke jasa keuangan seperti tabungan,kredit,asuransi dan transfer uang kepada orang-orang yang di nyatakan belum terlayani.Hal ini umumnya diterima bahwa keuangan mikro adalah alat pengembangan untuk kemajuan ekonomi.
Usaha mikro yang aktif secara ekonomi adalah bisnis orang-orang yang melalui keuangan mikro memanfaatkan peluang ekonomi.Apa yang membuat keuangan mikro berbeda dari yang lain yaitu alat anti kemiskinan,yang merupakan ide untuk meningkatkan kondisi kehidupan masyarakat miskin melalui upaya kredit yang diberikan untuk mendukung''mikro'',yang memungkinkan berpenghasilan rendah.

A. Kredit Mikro
Kredit mikro adalah kredit kecil yang diberikan kepada klien oleh suatu bank atau lembaga lain.Kredit mikro telah terbukti menjadi alat yang efektif melawan kemiskinan,dan yang memungkinkan mereka untuk mengakses sistem keuangan formal untuk meminjam sejumlah kecil dana yang mereka kembangkan menjadi usaha kecil.

B. Kredit Mikro dan Keuangan Mikro
Kredit mikro merupakan bagian dari bidang keuangan mikro.Kredit mikro adalah penyediaan layanan kredit untuk pengusaha berpendapatan rendah,sementara keuangan mikro mencakup kredit,tabungan,dan jasa keuangan seperti asuransi dan uang transfer.
''orang miskin membutuhkan berbagai instrumen keuangan yang berbeda untuk dapat membangun aset,menstabilkan konsumsi dan melindungi diri terhadap resiko''.

BANK RAKYAT INDONESIA (BRI)
BRI adalah lemabag keuangan mikro terbesar di dunia.Ini adalah milik bank negara komersial,dan hanya menerapkan pinjaman individu.

Muhammad Yunus,pendiri Grameen Bank mengatakan ''satu cukup dapat menyatakan bahwa orang miskin hari ini karena kegagalan lembaga-lembaga keuangan untuk mendukung mereka di masa lalu''.Untuk memberikan akses ke layanan keuangan dapat di keluarkan dari sistem keuangan formal yaitu memberikan satu set lengkap keuangan,produk,dan bukan hanya kredit.

C. Siapakah Klien Keuangan Mikro ?
Klien dari keuangan mikro adalah aktif secara ekonomis miskin,atau orang-orang berpenghasilan rendah yang tidak memiliki akses ke lembaga keuangan formal.

D. Keuangan Mikro dan Rentenir
Rentenir adalah pesaing yang langsung dari lembaga keuangan mikro (LKM). Orang-orang miskin,dikecualikan dari sistem keuangan formal.Setelah aspek-aspek negatif dari rentenir disorot maka penting utuk belajar dari fitur (prosedur sederhana) positif mereka yang membuat mereka dekat dengan orang miskin dan mampu menanggapi kebutuhan mereka.

E. Keuangan berkelanjutan
Untuk menjalankan usaha,lembaga keuangan pada umumnya semua perusahaan memerlukan dana.Keberlanjutan keuangan adalah kemampuan penyedia keuangan mikro untuk menutupi semua biaya atas dasar subsidi.Tujuan keberlanjutan keuangan adalah untuk mencapai skala signifikan yang menganalisis keberlanjutan LKM yang telah dikembangkan.Dalam keuangan mikro,lembaga berkelanjutan mampu menutupi biaya mereka melalui pendapatan operasional.

F. Masa Depan Perspektif
Kita mendefinisikan keuangan mikro sebagai penyedia layanan keuangan kepada masyarakat berpenghasilan rendah,yang seharusnya dapat dikeluarkan dari sistem keuangan formal.Dengan itu,maka keuangan mikro dapat mengakses sumber daya yang terbatas di pasar modal,akan mencapai lebih banyak klien dan akan mengisi kesenjangan antara pasokan dan permintaan. Yang paling penting adalah bukti kemajuan industri yang meningkat dalam 30 tahun terakhir.

*The End*