Sabtu, 07 Januari 2012

Artikel: UMKM Indonesia Vs Prinsip Ekonomi Syariah

Indonesia memiliki 51,3 juta unit UMKM atau sekitar 99,91 persen dari total pelaku usaha bergerak di sektor UMKM(2009).
Tenaga kerja di negeri ini yang bergantung pada sektor UMKM,dengan jumlah penduduk 237,6 juta(2010) dan sda yang dimiliki seharusnya indonesia memenuhi basis-basis UMKM yang kuat.
Keberhasialan UMKM adalah keberhasilan masyarakat indonesia,sebab sektor ini merupakan jumlah mayoritas dan memberikan kontribusi kepada negara yang banyak bidang.
Seharusnya Indonesia adalah rumah yang bersahabat bagi UMKM,namun pada kenyataannya tidak ringan kendala dan tantangan yang harus di hadapi sektor UMKM selama republik ini berdiri.
Di antara kendala klasik adalah permodalan,collateral,legalitas,akses pasar dan kualias SDM.sudah seharusnya berbagai peraturan kebijakan pemerintah dileluarkan untuk mendukung tumbuh kembang UMKM.
Bagaimana kedudukan UMKM dalam prinsip ekonomi syariah?
Dalam ekonomi syariah,penopang utama perekonomian adalah sektor riil,sedangkan sektor moneter hanya sebagai pendukung.
Bank syariah adalah real sektor based banking,seluruh dana bank syariah di keluarkan harus memiliki underlying aset yang jelas.
Prinsip ekonomi syariah sangat mendukung pertumbuhan dan perkembangan UMKM.dan bukan melalui denyut nadi UMKM negara lain/perusahaan besar negara lain yang mendistribusikan produk negara di pasar milik rakyat indonesia.

Jumat, 06 Januari 2012

Laporan Tentang Pengalaman Menjadi AO BQ Darul Mizan

Pada kesempatan ini saya akan berbagi cerita sedikit tentang pengalaman saya menjalani peran sebagai AO(account officer) BQ darul mizan,yaitu suatu peran yang harus saya jalani yang merupakan kewajiban saya sebagai mahasiswi atas tugas kuliah yang telah di berikan.
Tidak ingin panjang lebar,saya akan langsung menuliskan cerita saya di blog ini.Sebelum menjalankan profesi sebagai AO,terlebih dahulu saya mendatangi BQ darul mizan yang beralamat di JL.Utama Rukoh yang tidak jauh dari fakultas ekonomi.Setelah sampai disana saya bertemu dengan pihan BQ yang selanjutnya menjelaskan tentang AO.Mereka memberi beberapa form yang harus di isi oleh calon nasabah,dan menjelaskan beberapa syarat menjadi nasabah.Dan selanjutnya tidak lupa saya untuk meminta beberapa brosur yang saya anggap penting untuk menambah memahaman saya tentang BQ darul mizan.
Beberapa hari kemudian,saya mulai mencari nasabah.Susah memang,tapi saya bertekad untuk tetap berusaha mendapatkan nasabah.Pada suatu hari saya berniat untuk memperkenalkan produk BQ darul mizan ini dengan teteangga-tetangga nenek saya yang berlamat di desa lampaseh aceh.Maka pada hari itu saya langsung mendatangi rumah-rumah yang saya tuju tersebut.
Sesampai disana saya menjelaskan tentang maksud kedatangan saya.Sebelumnya mereka mengira saya hanya ingin meminta bantuan dana.Namun setelah saya jelaskan dan memberikan mereka brosur,mereka baru mengerti.Mereka sangat optimis membuka tabungan di BQ darul mizan yang saya tawarkan,alasan utamanya adalah sistem syariah yang di tetapkan,yaitu tidak adanya bunga seperti bank konvensional lainnya.
Setelah mengerti dan menyetujui untuk membuka tabungan,akhirnya saya mendapatkan empat nasabah dari sana.Saya mencoba meyakinkan mereka tentang Bq darul mizan.walaupun tabungan awal yang berjumlah tidak banyak,namun harapan saya mereka dapat menambung lebih pada hari lain.Hal ini juga untuk kesejahteraan kehiupan mereka dengan menabung.
Sekian cerita tentang pengalaman saya menjadi AO,pengalaman ini sungguh menjadi pengalaman berharga bagi saya...

Rabu, 04 Januari 2012

Profil Desa Punge Jurong

…DESA PUNGE JURONG…
1.GEOGRAFIS
• Kecamatan : meuraxa
• Luas lingkungan : 80 Ha
• Jumlah lingkungan : 5 lingkungan (dusun)

• Batas wilayah :
*sebelah utara berbatasa dengan kelurahan lampaseh aceh dan lampaseh kota
*sebelah selatan berbatasan dengan desa punge blangcut dan sukaramai
*sebelah timur berbatasan dengan kelurahan gampong baro
*sebelah barat berbatasan dengan desa punge ujong
• Nama wilayah (dusun) punge jurong :
*Al Munawarah
*Al Ikhlas
*Silaturrahmi
*Babul iman
*Al Mukarrahmah



Foto desa punge jurong..

2.DEMOGRAFI
• Data penduduk :
*laki-laki : 1866 jiwa
*perempuan : 1530 jiwa
*total : 3396 jiwa
• Agama masyarakat :
*islam : laki-laki: 1857 perempuan: 1523 total: 3380
*Kristen : laki-laki: 8 perempuan: 5 total: 13
*budha : laki-laki: 1 perempuan: 2 total: 3



DUSUN NAMA KADUS (LK) (PR) (KK) (JIWA)
Almunawarah DARMAN BIDIN 350 389 210 739
Al ikhlas ARI FAHLEVI 362 279 132 641
Silaturrahmi SAIFUL 331 266 180 597
Babul iman FADJRI MUCHRIL 367 251 211 618
Al mukarrahmah TEUKU SOFYAN 456 345 312 801
TOTAL 1866 1530 1045 3396






3.STRUKTUR ORGANISAS

\











Foto kantor lurah punge jurong..




4.Sumber ekonomi
60% dari masyarakat punge jurong umumnya bermata pencarian dengan berdagang,dan 40% lainnya merupakan pegawai negeri dan karyawan.
Di desa punge jurong terdapat sebuah pasar pagi,yang hanya buka pada pag hari pk07.00-11.00 wib.pasaar ini sebagai sarana berbelanja terdekat masyarakat unge jurong.namun para pedagang di pasar ini bukanlah penduduk punge jurong melainkan para pedagang penduduk lain.
B. PROFIL KEMISKINAN
• Data penduduk miskin
Data 2011 menyebutkan 83 orang di desa punge jurong digolongkan penduduk miskin,dan yatim piatu.Namun dari ke 83 orang tersebut,hanya 44 orang yang digolongkan sebagai fakir miskin.
• Infrastruktur
Pada umumnya rumah masyarakat desa punge jurong terdiri dari rumah bantuan.yaitu rumah yang dibangun setelah musibah tsunami 26 desember 2004 lalu.namun diantara rumah-rumah tersebut banyak juga rumah-rumah yang telah di rehap oleh pemiliknya.
Data rumah bantuan desa punge jurong:
*lingkungan almunawarah 249 unit
*lingkungan al ikhlas 150 unit
*lingkungan silaturrahmi 135 unit
*lingkungan babul iman 112 unit
*lingkungan al mukarrahmah 277 unit
Total 873 unit rumah

• Terdapat sarana ibadah
*mesjid 1
*mushola 4
*TPA TPQ 5



• Terdapat kantor pemerintah
*gedung kantor 3
*sekolah 5
*rumah sakit 1

• Sanitasi
Data 2011 menyebutkan keadaan masyarakat punge jurong pada umumnya tidak mengalami gangguan kesehatan yang berarti.selain itu ada pula pemasokan PDAM dan listrik sebanyak 981 unit.


C.PERAN PEMERINTAH
• Bantuan pemerintah (dana gampong)

*adanya ADG (alokasi dana gampong) yaitu bantuan dari pemerintah kota yang diberikan rutin setiap tahun,yang jumlahnya berbeda-beda.dana ini di fungsikan untuk sarana pembangunan desa punge jurong.

*adanya BKPG(bantuan keuangan peumakmu gampong) yang di berikan dua tahun sekali dengan jumlah berbeda-beda pula.dana ini di fungsikan untuk penyaluran kepada masyarakat yang kurang mampu untuk membuka usaha.

• PNPM
*sarana perhubungan:
- jalan aspal 8 km
-jalan babat beton 2 km
-jembatan kayu 1 unit
-jembatan beton 2 unit


Demikian penelitian tentang profil gampong punge jurong yang bersumber langsung dari kantor lurah punge jurong ini saya tulis,sebagai kewajiban saya sebagai mahasiswi atas pelaksanaan tugas IMF yang telah diberikan.Senoga tulisan ini dapat bermanfaat bagi kita semua..

Sumber: Kantor Lurah Punge Jurong

Selasa, 03 Januari 2012

tugas: Masril Koto

Masril Koto: Pendiri Lembaga Keuangan Mikro Agribisnis (LKMA) yang Tidak Lulus SD

Masril Koto: Pendiri Lembaga Keuangan Mikro Agribisnis (LKMA) yang Tidak Lulus SD
Masril Koto adalah pendobrak kebekuan fungsi intermediasi industri perbankan di bidang pertanian. Bersama para rekannya, petani yang tak tamat sekolah dasar itu mendirikan Lembaga Keuangan Mikro Agribisnis (LKMA) Prima Tani di Nagari Koto Tinggi, Kecamatan Baso, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, pada 2007.
LKMA Prima Tani di Nagari Koto Tinggi itu menjadi cikal bakal program pengembangan usaha agribisnis pedesaan (PUAP) nasional. Kini, lebih dari 300 unit LKMA telah berdiri di seantero Sumbar atas dorongannya..
Masril selalu memotivasi agar LKMA didirikan sebagai solusi permodalan petani. Maka, dalam ranselnya tersimpan aneka perlengkapan penunjang aktivitas, seperti spidol, beragam contoh dokumen pendukung pendirian dan operasional LKMA, serta laptop.”Laptop ini hadiah dari (ekonom) Faisal Basri, waktu kami undang ke Agam melihat LKMA,” kata Masril,.
Proses panjang perjuangan Masril mendirikan LKMA diawali pada 2003. Sebagai petani, ia menanam padi serta membudidayakan jagung dan ubi jalar. Waktu itu ia ingin beralih menjadi petambak lele. Sampai suatu hari, ia bertemu seniman-petani Rumzi Sutan yang mendendangkannya lagu tentang cita-cita kemandirian petani.
Sejak itulah Masril bertekad memajukan petani. Ia lalu mengikuti sekolah lapangan (SL) petani dari Dinas Pertanian Sumbar di Nagari Tabek Panjang, Baso, Agam. Di sekolah lapangan itu, ia tersadar bahwa persoalan utama petani adalah permodalan. Hal ini tak bisa dipecahkan industri perbankan. Maka, tercetus ide untuk membuat bank petani, demi memenuhi kebutuhan mereka.
Di benak para petani pun relatif alergi terhadap pendirian koperasi. Jadilah ide Masril tak bersambut. ”Berdasarkan rapat evaluasi dan pengalaman kami selama ini, koperasi hanya menguntungkan para ketuanya,” ujar anak pertama dari delapan bersaudara ini.
Seusai mengikuti sekolah lapangan, ia mengumpulkan sejumlah rekan dan membentuk tim beranggotakan lima orang. Tugasnya, mencari tahu seluk-beluk pendirian bank petani. Tim itu dibekali dana pencarian informasi Rp 600.000. Mereka menemui para mantan pegawai bank, dinas terkait, dan mendatangi bank-bank umum. kami ingin modal itu untuk membuat bank. Saya tanya caranya,” kata Masril, yang diyakinkan bisa mendirikan LKMA.
Modal mendirikan LKMA diperoleh lewat penjualan saham Rp 100.000 per lembar kepada ratusan petani. Setelah modal diperoleh, muncul masalah pembukuan. Mereka lalu mengikuti pelatihan konsultan dari Yogyakarta.
”Waktu itu ada LKMA di Kabupaten Pasaman yang sudah berdiri. Sewaktu kami mau belajar, ternyata harus membayar. Jadilah kami belajar langsung dari ahlinya,” kata Masril yang tak memungut uang jasa setiap kali berbagi pengalaman tentang LKMA.
Beragam produk tabungan atau pinjaman berbasis kebutuhan langsung petani secara spesifik ditelurkan LKMA, seperti tabungan ibu hamil, tabungan pajak motor untuk pengojek, dan tabungan pendidikan anak.
Tahun 2007, Menteri Pertanian Anton Apriyantono meresmikan LKMA Prima Tani. Ia tercenung mendengar cerita Masril. ”Kalau Pak Menteri bikin seperti yang saya lakukan, tentu hasilnya lebih cepat bagi petani,” ceritanya tentang pertemuan itu. Setelah itu, pemerintah meluncurkan program PUAP.
Perjuangan Masril bukan tanpa hambatan. Berbagai cibiran pun datang, juga dari keluarga. ”Kepada istri saya katakan, jika kita ikhlas mengerjakan sesuatu, Insya Allah ada balasannya,” kata Masril.
Hal itu terbukti. Tahun 2008 ia dikontrak perusahaan Jepang dengan gaji Rp 2,5 juta per bulan. Kini, ia menjadi konsultan perusahaan Belanda bergaji Rp 3,5 juta sebulan.
Masril bertahan memajukan petani sebab ia tak ingin mereka terus-menerus dieksploitasi, terutama saat menjelang pemilihan umum. Kini, ia menyiapkan pembentukan lembaga bernama Lumbung Pangan Rakyat. Targetnya, mengganti peran Bulog yang tak bertugas menurut fungsi yang diamanatkan.
”Lumbung Pangan Rakyat sudah saya uji coba, tetapi masih memerlukan penyempurnaan. Tunggu saja, petani sudah punya kelompok tani sebagai ’perusahaan’, LKMA sebagai ’bank’, dan Lumbung Pangan Rakyat sebagai ’Bulog’-nya,” kata Masril bersemangat.

tugas: peringkat kemiskinan aceh dan anggaran tahunan aceh

Anggaran melimpah mencapai 8,9 trilyun yang dimiliki Aceh, ternyata tak mengubah provinsi ini bebas dari jeratan kemiskinan. Dari 33 provinsi di Indonesia, Aceh menduduki peringkat keenam sebagai wilayah termiskin di nusantara pada 2009.
“Dilihat dari peringkatnya secara nasional, Aceh kini menduduki peringkat ke enam tertinggi (kemiskinan-red) di Indonesia, berada di bawah Nusa Tenggara Barat,”.
Selain masih tingginya angka kemiskinan, pendapatan perkapita Aceh juga masih rendah. pendapatan perkapita Aceh yang hanya Rp16,9 juta pertahun, masih jauh di bawah nasional, mencapai Rp20,3 juta perkapita.
Data dari Badan Pusat Statistik mengatakan, dari 4,3 juta rakyat Aceh pada 2009, sekitar 21,8 persen diantaranya miskin.
Jumlah itu dinilai menurun, jika dibanding kemiskinan saat 2008 yang mencapai 23 persen warga Aceh. “Berkurang 66,8 ribu jiwa,”
Sebelumnya, per Maret 2009, BPS merilis, Aceh menduduki peringkat kelima dengan penduduk miskin di pedesaan terbanyak di Indonesia, setelah Gorontalo.
Penurunan ini,erat kaitannya dengan perbaikan ekonomi nasional yang sedang berjalan dengan baik selama ini. Pada 2009, BI mengklaim ekonomi Indonesia tumbuh 4,3 persen, lebih besar dari prediksi sebelumnya sebesar 3,5 sampai 4 persen.
“Selama 2009, perkembangan kesejahteraan di Indonesia terus menunjukkan tren membaik.Penduduk miskin di Indonesia juga turun menjadi 32,53 juta jiwa dari 34 juta orang pada 2008.

Minggu, 16 Oktober 2011

Chapter 1

Di negara berkembang,layanan masyarakat lebih di butuhkan,mereka sering berkembang atau bahkan tidak ada.Keuangan mikro bertujuan untuk mengisi kesenjangan dan memberikan akses ke jasa keuangan seperti tabungan,kredit,asuransi dan transfer uang kepada orang-orang yang di nyatakan belum terlayani.Hal ini umumnya diterima bahwa keuangan mikro adalah alat pengembangan untuk kemajuan ekonomi.
Usaha mikro yang aktif secara ekonomi adalah bisnis orang-orang yang melalui keuangan mikro memanfaatkan peluang ekonomi.Apa yang membuat keuangan mikro berbeda dari yang lain yaitu alat anti kemiskinan,yang merupakan ide untuk meningkatkan kondisi kehidupan masyarakat miskin melalui upaya kredit yang diberikan untuk mendukung''mikro'',yang memungkinkan berpenghasilan rendah.

A. Kredit Mikro
Kredit mikro adalah kredit kecil yang diberikan kepada klien oleh suatu bank atau lembaga lain.Kredit mikro telah terbukti menjadi alat yang efektif melawan kemiskinan,dan yang memungkinkan mereka untuk mengakses sistem keuangan formal untuk meminjam sejumlah kecil dana yang mereka kembangkan menjadi usaha kecil.

B. Kredit Mikro dan Keuangan Mikro
Kredit mikro merupakan bagian dari bidang keuangan mikro.Kredit mikro adalah penyediaan layanan kredit untuk pengusaha berpendapatan rendah,sementara keuangan mikro mencakup kredit,tabungan,dan jasa keuangan seperti asuransi dan uang transfer.
''orang miskin membutuhkan berbagai instrumen keuangan yang berbeda untuk dapat membangun aset,menstabilkan konsumsi dan melindungi diri terhadap resiko''.

BANK RAKYAT INDONESIA (BRI)
BRI adalah lemabag keuangan mikro terbesar di dunia.Ini adalah milik bank negara komersial,dan hanya menerapkan pinjaman individu.

Muhammad Yunus,pendiri Grameen Bank mengatakan ''satu cukup dapat menyatakan bahwa orang miskin hari ini karena kegagalan lembaga-lembaga keuangan untuk mendukung mereka di masa lalu''.Untuk memberikan akses ke layanan keuangan dapat di keluarkan dari sistem keuangan formal yaitu memberikan satu set lengkap keuangan,produk,dan bukan hanya kredit.

C. Siapakah Klien Keuangan Mikro ?
Klien dari keuangan mikro adalah aktif secara ekonomis miskin,atau orang-orang berpenghasilan rendah yang tidak memiliki akses ke lembaga keuangan formal.

D. Keuangan Mikro dan Rentenir
Rentenir adalah pesaing yang langsung dari lembaga keuangan mikro (LKM). Orang-orang miskin,dikecualikan dari sistem keuangan formal.Setelah aspek-aspek negatif dari rentenir disorot maka penting utuk belajar dari fitur (prosedur sederhana) positif mereka yang membuat mereka dekat dengan orang miskin dan mampu menanggapi kebutuhan mereka.

E. Keuangan berkelanjutan
Untuk menjalankan usaha,lembaga keuangan pada umumnya semua perusahaan memerlukan dana.Keberlanjutan keuangan adalah kemampuan penyedia keuangan mikro untuk menutupi semua biaya atas dasar subsidi.Tujuan keberlanjutan keuangan adalah untuk mencapai skala signifikan yang menganalisis keberlanjutan LKM yang telah dikembangkan.Dalam keuangan mikro,lembaga berkelanjutan mampu menutupi biaya mereka melalui pendapatan operasional.

F. Masa Depan Perspektif
Kita mendefinisikan keuangan mikro sebagai penyedia layanan keuangan kepada masyarakat berpenghasilan rendah,yang seharusnya dapat dikeluarkan dari sistem keuangan formal.Dengan itu,maka keuangan mikro dapat mengakses sumber daya yang terbatas di pasar modal,akan mencapai lebih banyak klien dan akan mengisi kesenjangan antara pasokan dan permintaan. Yang paling penting adalah bukti kemajuan industri yang meningkat dalam 30 tahun terakhir.

*The End*

Minggu, 25 September 2011

Kondisi Kemiskinan di Lingkungan Sekitar

''BERSYUKURLAH SEBANYAK-BANYAKNYA KEPADA ALLAH.SEMOGA ALLAH SENANTIASA MERAHMATI DAN MEMBERIKAN KEBAHAGIAAN HIDUP KEPADA KITA ATAS DUNIA YANG SEMENTARA INI,LEBIH-LEBIH LAGI KEHIDUPAN DI AKHIRAT NANTI.INSYAALLAH..."

Pada kesempatan ini saya akan menulis suatu kondisi kehidupan yang merupakan sebuah tugas mata kuliah introduce into micro finance.Sebuah tugas yaitu mengamati kondisi kemiskinan yang terjadi di lingkungan sekitar.Cerita ini saya tulis sebagai tanggung jawab saya sebagai mahasiswi untuk melaksanakan tugas,dan sebagai media agar kita semua tidak lupa untuk bersyukur dan adanya rasa peduli terhadap saudara-saudara kita yang mungkin berkehidupan kurang berkecukupan.
Kemiskinan sering di kaitkan dengan kekurangan,ketidakmampuan,bahkan keterlantaran.Menurut saya kemiskinan adalah tidak mampu atau tidak dapat terpenuhinya kebutuhan seseorang maupun keluarga untuk memenihi atau melengkapi keanekaragaman kebutuhan hidupnya.Kemiskinan dipahami dalam berbagai pemahaman yaitu:
*gambaran kekurangan materi,mencakup pangan.
*gambaran tentang kebutuhan sosial,mencakup pendidikan/informasi.
*gambaran tentang kurangnya penghasilan.
Dalam hal ini saya telah mengamati sebuah rumah yang berada kira-kira 400 sampai 500 m dari rumah saya.kondisi rumah tersebut sangat memperhatikan.ukuran rumah yang kecil,lantainya hanya dari semen kasar,dinding bangunannya terbuat dari papan,dan atap nya dari seng.
Rumah tersebut di tempati oleh kepala keluarga yg kira-kira berumur 60thn,yang bekerja sebagai kuli bangunan yang berpenghasilan tidak pasti.Sedangkan istrinya bekerja sebagai tukang cuci di rumah tetangga nya, dengan penghasilan Rp.200.000 per bulan.Mereka mempunyai 4 orang anak yang masih dalam umur masa pendidikan(bersekolah).Namun dari ke empat anak mereka hanya dua orang yang bersekolah,sedangkan dua anaknya lagi putus sekolah,yang seharusnya masih melanjutkan sekolah jenjang SMA.Hal ini dikarenakan adanya kendala biaya.
Dengan kondisi tersebut,saya menyimpulkan bahwa mereka merupakan keluarga yang kurang berkecukupan.Sekian cerita ini saya tulis,semoga cerita dapat menjadi pembelajaran penting bagi kita dan menyadarkan kita untuk saling peduli terhadap lingkungan sekitar.